3 Kampung di Kawasan Hulu Kecamatan Kelay Digadang Jadi Pengembangan Pariwisata Daerah

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : 3 Kampung di kawasan Hulu Kecamatan Kelay digadang menjadi lokasi pengembangan destinasi baru di Kabupaten Berau. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis, sekaligus memperlihatkan arah pembangunan Pemkab Berau di sektor Pariwisata Daerah ke depan.

 

3 Kawasan itu meliputi Merasa, Merabu, Panaan dan sekitarnya yang sudah memiliki modal lengkap, seperti bentang alam, sungai, hutan, keanekaragaman hayati, hingga habitat Orangutan.

 

“Jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan, kawasan tersebut bukan hanya dapat menjadi destinasi baru, tetapi juga melengkapi identitas pariwisata Berau yang selama ini kuat dengan wisata Bahari,” ujar Gamalis baru-baru ini.

 

Dari pesisir hingga hulu, Gamalis ingin potensi wisata Berau semakin lengkap. Dan Kampung Merasa kini dipandang sebagai salah satu pintu masuk untuk mewujudkan kekuatan baru pariwisata Berau.

 

“Menurut kami pengembangan kawasan hulu tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Karena itu, pengelolaan kawasan harus dilakukan secara terarah, dengan tetap mempertahankan fungsi lingkungan dan kekayaan alam yang menjadi daya tarik utamanya,” tegasnya.

 

Masih menurut Gamalis bahwasanya, kawasan hulu dapat menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda melalui hutan, sungai, satwa, keanekaragaman hayati, serta kehidupan masyarakat lokal.

 

“Dengan adanya hulu hari ini, kita masih banyak varian wisata kita. Dengan adanya satu di Merasa ini, saya kira itu bisa menjadi dorongan,” tutur Gamalis.

 

Lebih jauh, Gamalis tidak melihat Merasa sebagai destinasi yang berdiri sendiri. Ia melihat Merasa, Merabu, Panaan dan kawasan sekitarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam satu kesatuan destinasi.

 

Sejumlah daya tarik alam seperti Ketepu, Nyadeng, Losa, hingga habitat Orangutan dan berbagai kekayaan alam lainnya menjadi modal yang menurutnya sangat kuat untuk pengembangan wisata berbasis alam.

 

“Merasa, Merabu, Panaan dan seputarnya kita memiliki Ketepu, kita memiliki Nyadeng, kita memiliki Losa, Orangutan dan lain sebagainya. Itu satu destinasi, satu varian yang saya kira sangat baik,” kata Gamalis.

 

 

Dengan konsep tersebut, wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk melihat satu objek, tetapi dapat menikmati rangkaian pengalaman wisata dalam satu Kawasan Potensi itu sekaligus membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk mengambil peran lebih besar sebagai pelaku wisata.

 

Ia mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan memberikan kesempatan kepada warga lainnya untuk mendapatkan kebutuhan bahan bakar.

 

“Saya berharap masyarakat Kabupaten Berau supaya kita sama-sama menjaga. Kita gunakan sebaik mungkin BBM yang ada di Kabupaten Berau ini agar semua masyarakat dapat terlayani,” harap Gamalis.

 

Dengan masuknya pasokan baru tersebut, pemerintah berharap distribusi BBM di Kabupaten Berau kembali normal dan antrean panjang di SPBU dapat segera terurai mulai Selasa siang. (sep/FN/Advertorial)